Naik Sepeda Ke Sekolah

Pada suatu sore yang cerah sambil menenteng kamera kecil , saya berjalan kaki di pedestrian di sebuah kota kecil yang bernama Palmerston North (New Zealand), suasana yang  cocok banget untuk penggemar fotografi seperti saya ini. Tombol kamerapun saya pencet sebanyak mungkin karena saya tidak mau kehilangan momen sore itu.

Di setiap perempatan tertentu biasanya ada tombol khusus untuk penyeberang jalan, sangat membantu pejalan kaki karena ada suara dan lampu yang menyatakan kapan boleh menyeberang, mobil yang akan lewat otomatis akan segera berhenti. Sayapun menekan tombol itu dan sembari menunggu saya memotret. Ketika lagi asyik-asyiknya memotret saya mendengar ada orang yang memanggil, celingak-celinguk kiri dan kanan saya mendapati dua orang anak sma ini yang memanggil saya dari tadi. Sambil duduk diatas sepedanya mereka berbahasa isyarat, mereka meminta saya untuk memfoto mereka.

Ya sudahlah sayapun memfoto mereka yang masih SMA / SMU (high school). Rasanya keren banget bisa bersepeda ke sekolah. Rasanya terakhir kali saya bersepeda ke sekolah ketika saya masih SD, setelah itu selalu pake angkot (angkutan kota) seperti metro mini, kopaja, mikrolet dan bis PPD. Kondisi jalan di Jakarta juga tidak ramah buat bersepeda ke sekolah. Tetapi kelihatannya anak-anak jaman sekarang banyak sekali yang pergi kesekolah dengan menyetir motor sendiri, padahal bisa dipastikan mereka belum cukup umur untuk memiliki sim (surat izin mengemudi). Bahkan mereka tidak menggunakan helm ditambah berbonceng bertiga atau lebih dalam satu motor.

Saya juga membaca kalau anak-anak SD di daerah tertentu sudah terbiasa naik motor sendiri ke sekolahnya. Padalah kalau orang tua mereka memberikan sepeda  tentu hal positif yang didapatkan lebih banyak, salah satunya anak-anak itu semakin sehat. Karena bagaimanapun juga menggenjot sepeda membuat mereka berolah-raga, disamping itu aman buat mereka dan juga pengguna jalan lainnya.

Coba perhatikan anak-anak yang bersepeda di foto itu, mereka tetap memakai helm sebagai pelindung kepala mereka. Berhenti di jalur yang tepat dikala lampu sedang merah, tidak menyerobot walapun jalanan kosong. Andai saja hal ini juga bisa diterapkan di Indonesia baik yang memakai sepeda dan juga tentunya yang memakai motor serta mobil.

Yuk kita tularkan hal-hal yang positif dari luar negeri untuk bisa diterapkan di Indonesia

 

Jika anda ingin mengikuti perkembangan terbaru  Wisata New Zealand, silakan ikuti kami Facebook Fan Page berikut ini. Anda memiliki pertanyaan tentang Wisata New Zealand?  jangan ragu-ragu untuk menghubungi kami. Terima kasih sudah berkunjung…

Kategori: South Island ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *